Dr. Christian Bagoes Prasetyo, S.H, M.Kn dan rekan – rekan Tutor Universitas Terbuka, mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) bersama seluruh tutor UTE yang berlangsung pada tanggal 28 hingga 30 di Hotel Polos. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas tutor, khususnya dalam kemampuan mengajar dan mengedukasi mahasiswa secara lebih efektif.
Diklat tidak hanya menjadi ruang untuk menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi momentum bagi para tutor untuk mengevaluasi kembali cara menyampaikan materi kepada mahasiswa. Dalam proses pembelajaran, kemampuan seorang tutor tidak cukup hanya menguasai materi. Tutor juga dituntut mampu menciptakan suasana belajar yang membuat mahasiswa aktif, tertarik, dan mampu memahami materi dengan baik.
Bagi Dr. Christian Agus Prasetyo, kegiatan tersebut memberikan pembelajaran penting mengenai bagaimana menjadi tutor yang mampu menyampaikan materi secara tepat sekaligus menarik.
Salah satu hal utama yang diperoleh dalam kegiatan diklat adalah penguatan keilmuan mengenai bagaimana mengajar dengan baik. Kemampuan tersebut menjadi fondasi penting karena keberhasilan proses pendidikan tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak materi yang disampaikan, tetapi juga seberapa jauh materi tersebut dapat dipahami mahasiswa.

Foto : Kebersamaan Managemen Univerisitas Terbuka dan Keseluruhan Tutor Universitas Terbuka
Seorang tutor harus mampu melihat proses pembelajaran dari perspektif mahasiswa. Materi yang disampaikan secara monoton berpotensi membuat mahasiswa kehilangan konsentrasi. Sebaliknya, metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih hidup.
Karena itu, peningkatan kualitas tutor menjadi hal yang sangat penting. Tutor bukan sekadar penyampai materi, melainkan juga memiliki peran sebagai pendamping mahasiswa dalam memahami pengetahuan dan mengembangkan kemampuan berpikir.

Foto : Diadakan saat pelatihan Per Kelompok Praktek secara langsung untuk mengajar Tutor
Bagaimana Membuat Mahasiswa Tidak Mudah Mengantuk?
Hal menarik lainnya yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah bagaimana menghadirkan proses pembelajaran yang membuat mahasiswa tetap fokus dan tidak mudah mengantuk.
Persoalan ini terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya berkaitan dengan kemampuan tutor dalam mengelola proses pembelajaran. Mahasiswa memiliki tingkat konsentrasi yang berbeda-beda. Karena itu, tutor perlu memiliki cara penyampaian yang mampu menjaga perhatian mahasiswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Pembelajaran yang baik bukan hanya berbicara mengenai materi yang lengkap, tetapi juga bagaimana materi tersebut dikemas agar lebih mudah diterima.
Tutor perlu membangun komunikasi yang aktif, memberikan penjelasan secara sederhana, serta menciptakan interaksi yang membuat mahasiswa merasa terlibat dalam proses pembelajaran.
Dengan demikian, tujuan pembelajaran tidak berhenti pada mahasiswa yang sekadar hadir dan mendengarkan. Lebih jauh, mahasiswa diharapkan benar-benar memahami materi yang diberikan.
Penulis By : Desi
