Semarang, 5 Februari 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025 tingkat Jawa Tengah, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menjadi tuan rumah Dialog Rektor dengan tajuk “Masa Depan Pers di Era AI”. Acara ini berlangsung pada Rabu, 5 Februari 2025, pukul 09.00 WIB di Aula RS Unimus.

Dialog ini menghadirkan lima rektor dari berbagai perguruan tinggi di Semarang, antara lain:

  • Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. (Rektor Unimus)
  • Dr. Supari, S.T., M.T. (Rektor Universitas Semarang)
  • Prof. Dr. Mudzakkir Ali, M.A. (Rektor Universitas Wahid Hasyim)
  • Prof. Dr. Gunarto, S.H., S.E., Akt., M.Hum. (Rektor Universitas Islam Sultan Agung)
  • Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom. (Rektor Universitas Dian Nuswantoro)

Acara ini dipandu oleh Dr. Muhammad Munsarif, S.Kom., M.Kom., dosen Unimus, serta dihadiri oleh sekitar 150 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Dialog ini bertujuan untuk membahas peran dan tantangan pers di era kecerdasan buatan (AI), terutama dalam menghadapi disrupsi teknologi yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., menyampaikan bahwa perkembangan AI membawa perubahan besar dalam dunia jurnalistik. “Teknologi AI dapat membantu pers dalam meningkatkan efisiensi, tetapi juga menimbulkan tantangan baru, seperti ancaman terhadap keabsahan informasi dan etika jurnalistik,” ujarnya. Beliau juga mengungkapkan rasa bangganya karena Unimus dipercaya menjadi tuan rumah dialog ini dan siap mendukung agar agenda tersebut berjalan lancar serta memberikan banyak manfaat.

Ketua Panitia HPN 2025 Jateng, Sunarto, menyampaikan bahwa dialog ini menjadi pembuka rangkaian acara HPN tingkat Jawa Tengah yang akan berlangsung hingga 15 Februari 2025. Puncak perayaan akan diselenggarakan di Pendapa Kabupaten Blora dengan berbagai kegiatan, termasuk lomba jurnalistik, Badminton Happy, malam resepsi, dan senam bersama.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Blora Heri Purnomo yang juga ketua panitia lokal HPN berharap, para tamu yang hadir di Blora akan lebih mengenal potensi-potensi wisata yang ada di Kota Sate tersebut. Terkait dengan lomba jurnalistik yang diikuti wartawan perwakilan PWI kabupaten/kota, peserta akan diajak ke tiga lokasi wisata yaitu Kampung Samin, Noyo Gimbal View di Desa Bangsri, dan Sumur Minyak Tua peninggalan Belanda di Desa Ledok, Kecamatan Sambong.

”Noyo Gimbal lagi booming dan menjadi salah satu wisata andalan. Sebagai wisata edukasi, wisatawan akan disuguhi melihat panorama saung, ada pertanian organik mina padi ikan nila. Semoga peserta akan kerasan dan terkesan hingga bisa kembali ke Blora,” jelas Heri.

Sedangkan untuk Badminton Happy akan berlangsung di GOR Jepon, sarana olahraga milik Dinporabudpar Blora.

Dengan terselenggaranya dialog ini, diharapkan dunia pers dapat lebih siap menghadapi tantangan di era digital dan tetap berpegang pada prinsip-prinsip jurnalistik yang etis dan profesional.

Khrisna Wijayanti, S.H / Get Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *