Tribun, literasi digital bertajuk Saring sebelum Sharing yang digelar mahasiswa Ilkom Udinus di SMA Agus Salim, Kamis (28/11/2024)
GET HUKUM, SEMARANG – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menggelar kampanye literasi digital bertajuk “Saring Sebelum Sharing” di SMA Agus Salim pada Kamis (28/11/2024). Kampanye ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda, khususnya siswa SMA/SMK, mengenai pentingnya literasi digital.
Tujuan dari kampanye ini adalah untuk mengingatkan para pelajar tentang pentingnya memverifikasi informasi yang diterima, karena banyak di antara mereka yang cenderung menerima informasi tanpa memeriksa keakuratan dan validitasnya.
Wakil Kepala SMA Agus Salim, Yuli Agus Setyawan, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas diadakannya kampanye ini. Ia menilai bahwa acara seperti ini sangat jarang diadakan oleh kampus lain dan mendukung literasi siswa, terutama dalam mencegah penyebaran berita hoaks.
Yuli juga menambahkan bahwa banyak siswa yang tertarik dan antusias mengikuti kampanye mengenai literasi digital, digitalisasi, dan strategi untuk menangkal penyebaran berita palsu. Ia merasa kegiatan semacam ini sangat bermanfaat karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi mereka.
Di sisi lain, dosen Udinus, Lisa Mardiana, yang bertindak sebagai narasumber dalam acara tersebut, menilai bahwa kampanye literasi digital ini sangat penting, terutama bagi generasi Z. Lisa menjelaskan bahwa edukasi ini mengajarkan keterampilan kritis kepada siswa untuk mengevaluasi informasi dan memverifikasi sumbernya, sehingga mereka dapat menjadi pengguna teknologi yang lebih bijak.
Lisa juga mengapresiasi cara mahasiswa Udinus melaksanakan kegiatan ini, yang tidak hanya informatif tetapi juga menyenangkan. Banyak sesi interaktif, seperti ice breaking dengan hadiah, yang membuat siswa merasa lebih nyaman dalam berkomunikasi dan terlibat dalam diskusi.
Sebagai pesan penutup, Lisa mengingatkan agar setiap orang selalu menyaring informasi sebelum membagikannya. Mengingat kecepatan dan kemudahan akses informasi di media saat ini, penting bagi kita untuk lebih kritis dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Editor (Neni Get Media)