Jakarta, 26 Februari 2025 – Dalam Musyawarah Nasional (Munas), Siswanto, S.Pd, MH terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Asosiasi Dosen dan Karyawan Administrasi Sekolah Indonesia (ADKASI) periode 2025-2029. Pemilihan tersebut berlangsung lancar dengan dukungan penuh dari seluruh anggota yang hadir.
Siswanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal ADKASI, berhasil memenangkan kepercayaan para anggota asosiasi untuk memimpin organisasi yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Keberhasilannya ini tidak lepas dari rekam jejaknya yang gemilang dalam mengembangkan sistem pendidikan dan administrasi sekolah.
Dalam pidato kemenangannya, Siswanto mengungkapkan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara dosen dan karyawan administrasi di seluruh Indonesia. “Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan, dan saya berjanji untuk terus bekerja keras dalam memperjuangkan hak-hak dosen dan karyawan administrasi, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di setiap level sekolah,” ujarnya.
Sebagai Ketua Umum, Siswanto berencana untuk meluncurkan sejumlah program strategis yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kesejahteraan anggota ADKASI, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan dan pemerintah.
Sementara itu, para anggota ADKASI mengapresiasi kepemimpinan Siswanto yang dinilai memiliki visi dan kepedulian tinggi terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia. Dengan terpilihnya Siswanto, diharapkan ADKASI dapat menjadi lebih maju dan lebih berperan dalam pembangunan pendidikan nasional.
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan, Siswanto diharapkan mampu membawa ADKASI ke arah yang lebih baik, serta mengoptimalkan kontribusinya dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih berkualitas di Indonesia.
ADKASI adalah asosiasi yang didirikan untuk memberikan dukungan kepada dosen dan karyawan administrasi sekolah dalam menjalankan tugasnya, sekaligus mendorong perbaikan sistem pendidikan di Indonesia.